Tampilkan postingan dengan label Video. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Video. Tampilkan semua postingan


Bloklimasatu.com - Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1438 H, masyarakat Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban Jawa Timur mengadakan lomba tongklek yang diinisiasi oleh pemuda NU Kecamatan Bangilan pada tanggal 10 Juni 2017 bakda Tarawih.

Meski nomor urut pertama baru berjalan sekitar pukul 21.00 WIB lebih, masyarakat yang antusias menonton sudah berjajar rapi sedari jam 20.00 WIB. tidak hanya muda mudi yang dengan rapi sudah memarkir kendaraannya di area kosong pinggir jalan, anak-anak dan orang tuapun tidak ketinggalan.

Bahkan bapak beranak 3 yang berdomisili di Kecamatan Singgahanpun menyempatkan waktunya untuk menyaksikan acara ini bersama sahabat karibnya. "Saya sangat mendukung acara positif seperti ini. Kalau bisa tahun depan pesertanya ditambah dan panitia lebih merapikan jalanan dengan bekerjasama dengan pihat terkait, agar penonton bisa gayeng menikmati tontonan ini." jelas Kang Dim.

Melaju dari perempatan Desa Ngrojo, dengan melewati desa Weden, Desa Sidokumpul, Desa Kedungharjo, Desa Bangilan, dan berakhir di Desa Sidodadi Kecamatan Bangilan sekitar pukul 23.00 WIB.

Meski bersifat hiburan, panitia tetap menyediakan penghargaan bagi peserta terbaik. diantara diberikan kepada ponpes Assalam 2 sebagai juara 1, Ponpes Assalam 1 sebagai juara 2, dan Desa Sidokumpul sebagai juara 3.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada video di bawah ini. Jangan lupa di like, Koment, dan Subscribe.



Bloklimasatu.com - Dalam rangka ibadah di bulan suci Ramadhan, Komunitas Kali Kening Bangilan, Tuban, mengadakan bakti sosial yaitu dengan membagikan 600 bungkus bakso dan air mineral. Acara ini digagas berkat kerjasama dengan rumah bakso AREBANG dan disuport oleh beberapa anggota Komunitas Kali Kening.

Acara ini sendiri dilaksanakan pada sore hari sekitar pukul 16.30 (11/6/2017) di depan SDN Ngrojo 1 yang mana banyak orang lalu lalang untuk mencari bahan untuk buka puasa atau sekedar berjalan santai untuk menanti datang adzan maghrib.


Perencanaan yang sangat matang tentu sudah disiapkan oleh anggota komunitas jauh-jauh hari, mulai dari rapat koordinasi dan memasak bakso tentunya. karena kebetulan pemilik rumah bakso Arebang adalah anggota Komunitas Kali Kening, tentu dalam proses pembuatannya melibatkan semua pihak baik dari anggota maupun keluarga dari mbak Ayra.

Acara pembagian takjil ini sendiri berjalan sangat singkat tidak lebih dari 1 jam, terlihat dari antusias masyarakat sekitar ataupun yang berada dijalan raya bersedia mengantri dengan rapi meski tidak ada yang mengatur, terbukti dari lancarnya jalan poros Kecamatan Bangilan - Senori yang tetap lanjar.


Suasana bahagia jelas terlihat dari raut muka dan ekspresi panitia pasca acara. karena setelah menu takjil selesai dibagikan, para anggota yang merangkap jadi panitia inipun seketika itu juga tidak lupa membersihkan dan merapikan barang-barang agar tidak menjadi sampah dia area pembagian takjil.

Tidak hanya sampai disitu, usai acara bagi-bagi takjil agenda dilanjutkan dengan kajian keagamaan dengan pokok bahasan mengupas "lailatul Qodar" yang dihibur dengan bacaan puisi dan diakhiri dengan buka bersama.

Dan yang kemarin tidak sempat ikut meramaikan, bisa nonton videonya dibawah sini ya. Jangan lupa diLIKE, SUBSCRIBE, dan KOMENT.


Bloklimasatu.com -  Pementasan yang diadakan di gedung serbaguna Kecamatan Bangilan ini adalah yang kedua kalinya setelah sebelumnya sebuah komunitas yang bernama Forum Komunikasi Mahasiswa Bangilan atau yang biasa dikenal dengan FKMB ini mementaskan teather dengan lakon Bilik Bilik Tirani atau yang biasa mereka singkat dengan BBT.

Pementasan kali ini garap oleh 2 sutradara kondang kepunyaan Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban yaitu Abdul Razak dan Linda Tria Sumarno. Dalam penggarapannya latihan memakan waktu yang lumayan lama, karena disamping latihan yang sangat intensif, para peserta yang merangkap juga sebagai panitia juga disibukkan dengan rentetan kegiatan lain sebagai pembuka pagelaran akbar ini. tidak lain adalah bedah buku Arus balik sendiri karya Pramoedya Ananta Toer yang dilanjut dengan pementasan musik.