Tampilkan postingan dengan label Tuban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tuban. Tampilkan semua postingan



Blogger Tuban - Secara umum blogger adalah istilah untuk orang yang menulis di blog. Sedang untuk menjadi seorang blogger akan mudah bila dianggap mudah, dan akan sulit bila dianggap sulit, karena menjadi blogger itu adalah sebuah pilihan; Pilihan untuk membagikan apa yang diketahui kepada banyak orang. Baik itu yang rahasia ataupun tidak masalah bila diketahui banyak orang. Disamping menjadi sebuah pilihan, seorang blogger juga mesti ngerti tips dan trik menjadi blogger yang baik. Baik dari segi kepenulisan maupun layout blogger. untuk cara membuat blog sangat banyak di internet. Dan berikut akan saya share daftar blogger Keren di Tuban.
1. Reyvan
Mas Reyvan adalah seorang pegiat wisata dari Kecamatan Montong Kabupaten Tuban. Melalui Blognya reyvan.my.id dengan slogan Wisata, Budaya, Kuliner Tuban (food vlogger), Serba-serbi banyak sekali review tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Tuban dan sekitarnya seperti dufan blogger day. Menurut saya pribadi review yang diberikan sangatlah detil dan lengkap. mulai dari alamat lokasi wisata, rute menuju ke tempatnya, sampai fasilitas yang disediakan.

Sebagaimana yang saya sampaikan sebelumnya bahwa menjadi seorang blogger adalah pilihan, begitupun dengan mas Rey ini. Karena sejak awal ngeblog sudah banyak sekali tulisan yang dihasilkan, dan uniknya dalam blog yang ia kelola saya tidak menemukan iklan yang berseliweran yang terkadang dirasa mengganggu bagi sebagian orang. Dan yang membuatnya semakin Keren adalah foto-foto yang ditampilkan dalam blognya sangat bagus, baik dari cara pengambilan maupun model yang dijepret saat exploretuban, yang mengingatkan saya kepada salah seorang teman dari blogger malang. Jadilah pantaslah mas Rey ini masuk dalam jajaran 5 Blogger Keren di Tuban dan layah disejajarkan dengan blogger indonesia;


2. Andhika
Mas Andhika begitu saya biasa memanggilnya. Entah siapa nama lengkapnya sayapun tak ingin mengetahuinya, karena akan sia-sia belaka, karena itu adalah kelemahan saya. Saya menyebutkan sebagai guru blogger (website) dalam bidang coding. Hal ini tidak bisa saya pungkiri karena memang setiap kesulitan yang saya alami dalam bidang coding mas Andhika selalu datang sebagai solusi abelan tuban.

Meski bagi saya dia adalah seorang guru coding, namun blog yang ia kelola perahulayarkertas.web.id tidak melulu membahas tentang coding saja, namun banyak hal yang terjadi disekitar kehidupannya yang akhir-akhir ini sedang gencar mensosialisasikan sbh tuban, sbh dinkes tuban, saka bakti husada dinkes tuban, kesehatan bernelayan atau melaut; itu beliau lakukan karena pekerjaan dan tempat tinggalnya yang berada di pesisir kota Tuban, tepatnya di Desa Sukolilo Kecamatan Bancar. Mungkin suatu saat dinas kesehatan tuban perleu mempertimbangkan dia menjadi duta kesehatan remaja tuban.

Perahu Layar Kertas adalah blog yang ia kelola, dimana didalamnya terdapat keingin kuat untuk memberikan wawasan dan informasi seputar teknologi dan komunikasi untuk masyarakat awam tentang internet baik berupa tulisan, gambar, maupun video. Dia juga sering mempromosikan kampungnya dengan label vlog tuban bumi wali. Jadilah pantaslah mas Andhika ini masuk dalam jajaran 5 Blogger Keren di Tuban;

3. Cak Jun
Cak Jun ini orangnya unik, kenapa saya menyebutnya unik, karena mulai dari awal ketemu di Bojonegoro dalam acara buat Blogger Jatim sudah membuat saya emosi. Karena dari sekian banyak peserta hanya dia peserta dari Tuban yang saya kenal. Jadi singkat cerita kita sama-sama tidak mengetahui lokasi acara sedang dia datang lebih dulu dan saya anggap sudah sampai ditempat acara. Namun ketika saya telpon dia malah menunjukkan lokasi dirinya dengan arah mata angin yang salah. meski akhirnya ketemu dan jauh berbeda dari perasaan ketika di telpon, lucu.

Namanya Junaidi namun lebih akrab disapa dengan Cak Jun. Dia tinggal tidak jauh dari Telaga Asmara di Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban dan dia pula yang mengajak saya masuk blogger Tuban. Blogger yang memiliki hobi mendengarkan musik dangdut ini mengelola blog cakjun.id untuk menuliskan setiap pengalaman hidup dengan bahasa yang dirangka dengan sangat apik sehingga membuat nyaman siapaun untuk membacanya. Mungkin menulis bagian sebagian orang anggap sebagai hal yang remeh, namun bagi saya menulis butuh konsentrasi tinggi, pengalaman yang luas dan inspirasi yang kuat. Jadilah pantaslah Cak Jun ini masuk dalam jajaran 5 Blogger Keren di Tuban;



4. Kang Djaka
Perkenalan saya dengan kang Djaka ini terbilang unik. Sempat beberapa kali mengatur waktu untuk kopi darat entah karena suatu hal selalu saja terkendala. Namun meski begitu melalui tulisan dan sosial media tidak menjadikan pertemanan menjadi jauh atau bahkan terputus.

Kang Djaka ini mengelola blognya arektuban.com dengan slogan Inspirasi Secangkir Kopi dimana di dalamnya anda akan dimanjakan dengan tulisan-tulisan inspiratif memanjakan mata dan perasaaan. Namun disisi lain perasaan anda akan diaduk dengan berbagai alur cerita yang disajikan dalam tulisannya. Sesekali anda akan dipaksa untuk menjadi melankolis, namun disisi lain anda juga akan dipaksa teriak histeris. Dan lagi-lagi menulis bukanlah hal yang mudah bila tanpa ketekunan banyak hal yang dibahas, meliputi literasi, informasi sekitar seperti karnaval, mtq di tuban, sampai tebar hewan kurban 2018, bahkan kambing kurban juga. Hehe... Jadilah pantaslah Kang Djaka ini masuk dalam jajaran 5 Blogger Keren di Tuban;


 5. Rovic
Bertempat tinggal di kecamatan yang sama, dalam komunitas literasi yang sama, bahkan sudah sering berbincang ngalor ndidul, namun baru mengetahui bila ternyata mas Rovic ini seorang blogger dengan karya alanisa yang fantastis dan inspiratif ketika ada acara Kopdar Blogger Tuban.

Bertempat tinggal dimana lahir berbagai tokoh berpengaruh terhadapt negeri ini, sebut saja KH. Hasyim Muzadi tepatnya di desa Dopyak kecamatan Bangilan tidak mau berdiam diri hanya menjadi pemuda desa yang tanpa pergerakan. Kota Malang adalah tonggak dimana ia memupuk pengetahuannya untuk lebih maju yang nantinya akan dijadikan sebagai bekal berjuang ke kampung halamannya.  Dari hasil belajarnya itu tumbuh dan berkembang pemikiran-pemikiran yang hebat dan dituangkannya menjadi sebuah tulisan yang ia bagian melalui blog pribadinya Rovic Foundation dengan slogan Teman Sejati Selamanya. Mungkin saat pekan olahraga pemprov jatim ke vi di tuban nanti dia perlu dipertimbangkan untuk ambil bagian di dalamnya. Meski memakai blogger gratis, tetap saja saja konten yang dimuat menjadikannya mas Rovic ini layak masuk dalam jajaran 5 Blogger Keren di Tuban.

Dengan bermunculannya blogger blogger keren seperti ini, seharusnya sudah saatnya komunitas blogger tuban sebagai salah satu group blogger terbesar di tuban mampu memacu keingtahuan dan semangat pemuda pemudi Tuban akan blog. Mungkin salah satunya dengan bekerjasama dengan sekolah sekolah untuk melakukan sosialisasi, contohnya dengan sman 1 tuban atau sekolah lain.

Mungkin bagi sebagian orang masih banyak blogger keren di Tuban, namun bagi saya, inilah blogger keren yang ada Tuban saat ini. Ini saya tulis dengan harapan akan muncul blogger-blogger keren lain dari Tuban yang akan membagian pengalaman hidup dengan tulisan dan gaya bahasa yang baik demi  untuk memerangi berita yang tidak baik dan tidak benar. Karen sekarang ini daftar akun blogger tidaklah sulit, baik itu masuk blogger lewat hp maupun masuk blogger lewat komputer, tidak seperti dulu. Mari jadikan Blooger Tuban sebagai media anti hoak, untuk meminimalisir berita bohong yang bersebaran di dunia maya.



CMIIW

Bloklimasatu.com - Inspirasi dari secangkir kopi sepiring ubi, begitulah kurang lebih saya mengenal dan mengembangkan blog pada mulanya. Dengan seorang teman yang mempunyai blog gratisan dari blogspot, saya dan mas Joyo Juwoto mencoba untuk mengenalkan Bangilan ke google. Karena pada saat itu kurang lebih 10 tahun yang lalu, ketika mencoba mencari kata Bangilan di Internet tidak banyak hal yang saya temukan. Bermula dari situlah kami mencoba mengenalkan Bangilan dengan segala kekurangan kami. Meski bukanlah yang pertama, nyatanya ketika mengetikkan kata Bangilan di google, lebih-lebih di google image, foto-foto yang kami share lah yang lebih banyak muncul saat itu, meski banyak juga yang lain.

Dengan modal modem USB Smart yang warnanya pink, kami bergantian menulis apa yang ada dipikiran kami saat itu. Bahkan ada kalanya hanya sekedar memposting foto dengan caption ala kadarnya tanpa ada keterangan yang panjang lebar.

Merujuk kepada tujuan awal membuat blog, maka kami sepakat untuk mengaitkan nama daerah dalam blog kami, dimana nama situs saya https://4tuban.blogspot.com dengan judul Warkop Bangilan, dan https://4bangilan.blogspot.com dengan judul Inspirasi dari secangkir kopi sepiring ubi milik mbah Joyo Juwoto. Namun dalam perkembangannya, karena kurangnya pengetahuan dan komunitas, entah apa sebabnya blog yang saya kelola tiba-tiba tidak bisa diakses kembali.

Disamping menjadi seorang blogger, beliau juga menjadi penulis aktif. Terbukti sudah beberapa buku beliu terbitkan, diantaranya Secercah Cahaya Hikmah, Jejak Sang Rasul, Dalang Kentrung Terakhir, dan tentu masih banyak lagi lain.

Bagi saya, beliau adalah seorang guru dan teman. Karena disamping saya pernah menjadi muridnya yang goblok, sekarang saya juga mendapatkan kesempatan berharga untuk sekantor dengan beliau. Untuk yang ingin kenal lebih dekat dengan beliau ataupun membeli buku, bisa menghubungi langsung lewat blognya.

Semoga apa yang saya sampaikan ada manfaat dan bisa diterima dengan lapang dada.
Bloklimasatu.com - Ada yang unik di karnaval Bangilan. Adalah hal yang saya rasakan ketika menyaksikan acara rutin yang digelar pemerintah kecamatan Bangilan. Karnaval jalan raya dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72.

Acara yang dihelat hari ini (24/08/2017) dimulai dari pukul 14.00 dimana waktu yang sangat tepat untuk menghelat acara seperti ini. Dengan kondisi jalanan yang sudah tidak terlalu banyak lalu lalang orang bekerja, terik mataharipun sudah mulia berkurang.



Dengan start dari perempatan desa Ngrojo dan Finish di pasar kecamatan Bangilan menjadikan peserta tidak terlalu jauh menempuh perjalanan, pun dengan warga yang setia menonton dari habis dzuhur tidak perlu jauh-jauh mencari tempat untuk menikmati penampilan peserta karnaval.

Karnaval yang dilaksanakan adalah untuk tingkat SMA sederajat dan umum. Tak ayal banyak desa ataupun komunitas yang berduyun-duyun mengikutinya. Disamping memeriahkan pesta kemerdekaan, bisa juga diselipi dengan promosi produk ataupun karya komunitas, sebut saja yang dilakukan oleh salah satu paguyuban seni reog maupun wayang yang dimiliki oleh warga Bangilan.



Dan tak luput dari perhatian saya adalah kinerja keren dari pihak keamanan. Baik dari kepolisian maupun TNI yang mengawal jalannya acara dari awal sampai akhir. Terbukti beda dengan tahun-tahun sebelumnya, nyaris tak ada kendaraan pribadi yang menembus jalanan sehingga mengganggu karnaval maupun penonton.

Nah, hal unik dan menarik yang menyita perhatian saya adalah dari sekian tampilan putra putri bangilan yang berbalut pakaian mewah, ada juga yang mencoba mendengungkan untuk hematbiaya dengan menggunakan pakaian dari barang bekas pakai, ataupun pakaian yang di desain dari daun pisang, dan dedaunan lainnya. Bagi saya itu adalah nilai plus tersendiri.



Disamping dari segi pakaian, saya pribadi juga menyoroti jargon yang dibawa oleh peserta karnaval. Ada yang berani tampil beda dengan membawa isu Nasional, bukan tentang bendera negara tetangga, tapi jargon yang mereka bawa adalah tentang pemanfaatan sumber daya nasional, baik sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alamnya (SDA).



Hal unik lain yang membuat saya dan teman-teman sore tadi tertawa tak henti-henti sekaligus takjub adalah penampilan dari kelompok desa. Dalam penampilan ini saya lebih memperhatikan kepada mentalitas dan akting yang disajikan oleh peserta karnaval tersebut, salah satunya seperti foto dibawah ini.

Bila membahas tentang keunikan-keunikan yang ada di karnaval Bangilan kali ini tidak akan ada habisnya. Jika sampean masih penasaran mungkin tahun depan bisa menyisihkan waktu untuk datang sendiri. Dan untuk mengobati rasa penasaran sampean tentang bagaimana keseruan karnaval tadi, bisa menyaksikan video berikut. Terima kasih.


Bloklimasatu.com - Berikut foto-foto Peringatan Maulid Nambi Muhammad SAW yang diadakan oleh warga Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan. Acara berlangsung sangat meriah dengan andil seluruh warga baik pemuda, orang dewasa, sampai kakek, nenek, dan anak-anak. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada postingan saya yang berjudul Antusiasme Warga Dukuh Ngrayung



































Bloklimasatu.com - Ronggomania, yang merupakan singkatan dari Ronggolawe Mania adalah kelompok supporter yang selalu memberi dukungan kepada klub yang didukungnya, Persatu. Ya, Persatu. Sebuah klub sepakbola yang menjadi kebanggaan warga Kabupaten Tuban Jawa Timur. 

Ronggomania ini pada awalnya didirikan Thaufan F. Adryan pada Tahun 2011 dimana Persatu sedang bergeliat mencoba bangkit dari tidur panjanganya. Sekelompok pemuda yang memberikan dukungan dari tribun lapangan dengan chant dan sorakan-sorakan untuk membakar semangat pemain yang didukung.

Meski yang sekedar supporter klub yang sebenarnya tujuannya sama, mendukung dan memeberikan semangat dari luar lapangan untuk para pemain Persatu, Ronggomania sempat mengalami polemik kepengurusan, bahkan ada oknum yang tega mengklaim sebagai pengurusnya. Bukan tanpa alasan, karena memang pada saat itu belum jelas bagaimana kepengurusannya. 

Hingga pada pada 9 Pebruari 2014 beberapa perwakilan dari koordinator wilayah Ronggomania beberapa kali mengadakan musyawarah dan koordinasi sehingga tercetuslah sebuah kesepakatan bahwa Republik Ronggomania sebagai wadah pusat yang menaungi koordinator-koordinator wilayah Ronggomania yang kemudian di resmikan bersama manajemen dan pemain di mess Persatu pada 19 Juli 2014 bersamaan dengan bagi takjil pertama dan buka bersama.



Tak terasa 3 tahun berlalu untuk mendukung kluk kesayangan, dan semangat tak pernah pudar dan mengendur sedikitpun. Sebagai ungkapan rasa syukur Ronggomania mengadakan pesta perayaan ulang tahunnya yang ke-3 secara simbolis dengan pelepasan balon ke udara dari tengah lapangan yang diwakili Ronggomania dan manajemen Persatu disela jeda babak pertama pertandingan antara Persatu Tuban yang menjamu Persepam Pamekasan. Lagu Selamat Ulang Tahun yang pernah dipoluperkan oleh Jamrud-pun  tidak henti-hentinya dinyanyikan oleh para Ronggomania dari tribun Lokajaya saat itu.

Meski tidak lebih dari 15 menit, pesta perayaan ini cukup membuat senang dan haru bagi supporter, penonton, pengurus, dan menjadi dorongan tersendiri bagi para pemain untuk tidak memberikan kekecewaan pada Ronggomania dengan memberikan kemenangan 2-1 atas tamunya Persepam pamekasan. dan ini adalah hadiah terindah untuk Republik Ronggomania.

Bagi saya pribadi, dari tribun penonton yang melingkari lapangan pertandingan ada beberapa jenis kelompok. Ada yang menonton dengan khusyuk menyaksikan laju bola, ada yang datang menonton biasa, selfi-selfi, ada pula yang hanya sekedar ikut-ikutan saja. Namun berbeda dengan supporter. Mereka memberikan dukungannya dari luar lapangan dengan penuh emosi, emosi yang positif, menyanyikan chant-chant pembakar semangat untuk para pemain, tak begitu mempedulikan skor, yang mereka lakukan adalah sebuah ketulusan. Terlepas dari beberapa kelompok tadi, semuanya adalah penikmat bola yang akan selalu mendukung tim kesayangan dengan caranya masing-masing.


(Dihumpun dari berbagai sumber)


Bloklimasatu.com - Tuban, kota kecil di pesisir pantai utara yang menjadi perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bila menilik sejarah, banyak tokoh yang lahir maupun berkembang di kota ini. sebut saja Ronggolawe dan Sunan Bonang, atapun Sunan Kalijaga. Dan bila kita menilik saat ini, Tuban sudah berkembang sangat pesat, mulai dari wisata Kambang Putihnya, Masjid, Pelabuhan Boom, makam Sunan Bonang, Persatu-nya, maupun minuman khasnya, Tuwak/ Legen.

Nah, bila kita membahas tentang Tuban, rasanya tidak lengkap bila mengesampingkan komunitas-komunitas yang berkembang di dalamnya. Sebut saja komunitas Bloggernya. Sebuah komunitas yang kecil dengan cita-cita besar. Banyak kegiatan online yang diadakan, mulai dari sharing blog, tips and trick, dan tidak ketinggalan saling blogwalking, komentar, maupun sekedar klik iklan antar blog. lumayan lah buat menambah rating blog dan rupiah tentunya. Jadi buat kalian yang di Tuban dan seneng ngeblog, jangan sungkan-sungkan buat gabung.

Dari komunitas ini saya mengenal banyak saudara, begitulah saya menyebutnya. Dari sini pula saya mengenal seseorang yang unik, ramah, dan tentunya multi talent, Kak Towo. yang meiliki blog KAKTOWO.COM

Blogger yang lahir di Tuban, tepatnya Desa Tegalrejo Kecamatan merakurak ini disamping sebagai blogger aktif, beliau juga terkenal sebagai seorang MC adat jawa, atau yang lebih dikenal dengan Pranatacara. Profesi yang digelutinya ini tidak didapatkan begitu saja, banyak usaha yang cukup memakan waktu dan tenaga. 7 bulan lebih beliau mengikuti kursus MC di tempat kurusus yang sudah sangat terkenal didaerahnya. Jadi buat teman-teman yang membutuhkan seorang MC untuk event, ingin bekerjasama, atau sekedar belajar, mungkin beliaulah sosok yang tepat.

Dan bila melihat dari isi channel Youtube, Facebook, dan instagramnya, terlihat jelas beliau ini adalah sosok penyayang anak, dan tentu juga istrinya. banyak moment keluarga yang bikin iri penontonnya, khususnya saya, iri yang positif ya, hehe.

O iya kelupaan, nyambung di paragraf ke dua yang tentang Komunitas Blogger, nama komunitasnya adalah Blogger Tuban, dan kemarin baru saja mulai arisan blog, dan berikut pesertanya:

Anis: www.aniskhoir.com

Arif: www.punakawanku.com

Joyo Juwoto: www.4bangilan.blogspot.com

Andhika: www.perahulayarkertas.web.id

Reyvan: www.blusukanalamtubanb.blogspot.com

Ifa: www.ilayatifa.com

Adhi Sutowo: www.kaktowo.blogspot.com

Fakhruddin: https://www.kangrudi.com

Nur: www.nurrochma.com

Djacka: http://www.arektuban.com

Dino Jumanta: https://www.bloklimasatu.com/

Maswid: www.maswid.web.id

Bakhtiyar: www.masbek.id

Nafakhatin Nur: www.atin5757.com


Bloklimasatu.com - Kuliner Tuban sangat banyak dan bergam. Mulai dari makan ringan sampai yang berat. Dari yang kelas lesehan sampai yang kelas mewah. Dari yang menyediakan makanan sampai yang hanya sekedar cangkrukan ngopi-ngopi bersama teman. Salah satunya adalah warkop Haqis yang terletak di Desa Sidokumpul Kecamatan Bangilan.

Disamping menyediakan kopi, Warkop Haqis juga menyediakan berbagai minuman dingin, hangat, ataupun air mineral, juga menyediakan makanan ringan, mie instant, juga gorengan.

Warkop Haqis sendiri buka mulai jam 08.00 pagi sampai jam 01.00, bahkan bisa lebih bila pengunjung masih banyak. Durasi ini terbilang lama bila dibanding dengan warkop atau warung-warung yang ada di Bangilan. Sebabnya tidak lain adalah fasilitas yang disiapkan. Disamping free wifi, toilet juga disediakan, sehingga menjadikan pengunjung tak ingin cepat-cepat beranjak dari tempat duduknya.

Bila menilik sejarah, Warkop Haqis ini berdiri dari tahun 2015 dan sudah pindah 2 kali karena kontrak tempat yang sudah habis. Yang pertama adalah di selatan pertigaan Desa Kedungharjo, dan yang kedua adalah di Desa Sidokumpul Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban yang ditempati sampai saat ini. Tepatnya di pertigaan dukuh Talok atau depan Ivan Konter.



Menurut Aris yang merupakan pedagang tahu petis di depan lapangan Bangilan kenyamanan adalah prioritas utama dalam berkuliner. "Buat saya ngopi itu yang penting nyaman pak. Semewah apapun tempat, kalau kita tidak nyaman ya sama saja di hutan prodeo" tandasnya.

Pengunjungnya tidak hanya yang bekerja di Bangilan saja, pemuda yang bekerja di tempat jauhpun menjadikan Warkop Haqis sebagai tujuan ngopi saat pulang kerja. "Meskipun saya bekerja di Sidoarjo, kalau pulang selalu menyempatkan nyruput Torabika di sini. Tempatnya enak." sambung Sudiham warga Suruhan Sidotentrem yang mengajar di Sidoarjo Jawa Timur.

"Alhamdulillah lancar dan selalu ramai pak. Saya selalu mencoba memberikan yang terbaik demi kenyaman para pelanggan, bagi saya mereka adalah raja. Kalau pelanggan nyaman, sayapun sekeluarga juga nyaman." tutup pemilik warkop mas Surondi yang biasa dipanggil mas Klowor.

Bloklimasatu.com - Dalam rangka ibadah di bulan suci Ramadhan, Komunitas Kali Kening Bangilan, Tuban, mengadakan bakti sosial yaitu dengan membagikan 600 bungkus bakso dan air mineral. Acara ini digagas berkat kerjasama dengan rumah bakso AREBANG dan disuport oleh beberapa anggota Komunitas Kali Kening.

Acara ini sendiri dilaksanakan pada sore hari sekitar pukul 16.30 (11/6/2017) di depan SDN Ngrojo 1 yang mana banyak orang lalu lalang untuk mencari bahan untuk buka puasa atau sekedar berjalan santai untuk menanti datang adzan maghrib.


Perencanaan yang sangat matang tentu sudah disiapkan oleh anggota komunitas jauh-jauh hari, mulai dari rapat koordinasi dan memasak bakso tentunya. karena kebetulan pemilik rumah bakso Arebang adalah anggota Komunitas Kali Kening, tentu dalam proses pembuatannya melibatkan semua pihak baik dari anggota maupun keluarga dari mbak Ayra.

Acara pembagian takjil ini sendiri berjalan sangat singkat tidak lebih dari 1 jam, terlihat dari antusias masyarakat sekitar ataupun yang berada dijalan raya bersedia mengantri dengan rapi meski tidak ada yang mengatur, terbukti dari lancarnya jalan poros Kecamatan Bangilan - Senori yang tetap lanjar.


Suasana bahagia jelas terlihat dari raut muka dan ekspresi panitia pasca acara. karena setelah menu takjil selesai dibagikan, para anggota yang merangkap jadi panitia inipun seketika itu juga tidak lupa membersihkan dan merapikan barang-barang agar tidak menjadi sampah dia area pembagian takjil.

Tidak hanya sampai disitu, usai acara bagi-bagi takjil agenda dilanjutkan dengan kajian keagamaan dengan pokok bahasan mengupas "lailatul Qodar" yang dihibur dengan bacaan puisi dan diakhiri dengan buka bersama.

Dan yang kemarin tidak sempat ikut meramaikan, bisa nonton videonya dibawah sini ya. Jangan lupa diLIKE, SUBSCRIBE, dan KOMENT.


Bloklimasatu.com - Kajian Komunitas Kali Kening Bangilan ke 9 ini terasa berbeda. Karena pada sesi diskusi salah seorang anggotanya yang bernama Rohmat Sholihin yang juga alumni atlet sepak bola di Bangilan memberikan berita yang sangat menarik dan bisa jadi tantang besar bagi Komunitas Kali Kening yang baru seumur jagung.

Sore itu di Base camp Banjarworo Bangilan Pak Rohmat menyampaikan keinginan salah satu pimpinan pesantren dan Madin yang ada di salah satu desa di kecamatan Bangilan, Desa Bate tepatnya. Isi usulannya adalah suapaya K3 sebutan atau singkatan Komunitas Kali Kening supaya memberikan kajian, pembelajaran. ataupun berbagi pengalaman kepada santri-santri yang kukuh mengaji agama di desa terpencil di kecamatan Bangilan itu.

Para anggota K3 yang hadir sore itupun menyambutnya dengan baik dan tidak mau menunggu terlalu kepercayaan yang mulai diberikan oleh masyarakat ini. Maka dari pertemuan yang terasa lebih lama dari biasanya ini di lanjut ke teras Cafe selepas sholat maghrib untuk mendapatkan suasana yang lebih fresh.

Di cafe Teras itulah anggota K3 memutuskan 12 Desember 2016 sebagai waktu yang tepat untuk melaksanakannya. Dengan alasan hal yang baik harus disegerakan, maka malam itu juga semua anggota mendapat tugas. Diawali koordinasi dengan pihak penyelenggara yang tidak lain adalah ponpes dan madin Al-Isyroq pimpinan KH. Nurus Shobah yang biasa dipanggil dengan Gus Shobah. Dan sepertinya Tuhan berbaik hati pada K3, karena piham pesantren menyetujui setiap keinginan dari K3.

Satu hari adalah waktu yang sangat singakt terasa untuk acara yang dipandang sangat besar oleh K3. Namun dengan kerja keras dan koordinasi yang ciamik, pagi itu 12 Desember 2016 semua persiapan sudah terselesaikan dengan baik. Mulai dari alat tulis, stiker, banner, dan tentunya anggota K3 itu sendiri.

Perjalanan dimulai dari toko salah satu anggota K3, Kafabih. Dengan kendaraan roda dua, semua anggota bergegas membelah jalanan Bangilan, Ngrojo, Kablukan, dan sampailah di Al-Isyroq. sesampainya disana anggota K3 disambut dengans angat hangat. Untuk menghormati waktu, tepat pukul 9 acara dibukaLinda Tria Sumarno dan dilanjut dengan pembacaan tilawah oleh salah satu peserta. Sebelum masuk pada acara inti, K3 memperkenalkan diri dengan berbagai macam kegiatan dan kajian-kajiannya yang diwakili oleh Dino Jumanta. penjelasan jurnalistik dan beberapa materi yang sangat menarik berturut-turun dari A. Rafiq, oghmat Sholihin, Joyo Juwoto, dan tentunya Lurah K3 Ikal Hidayat.

Dalam kegiatan ini, disamping beberapa materi yang telah dijelaskan dan mampu diterima dengan baik oleh para peserta, K3 juga ingin secara langsung memberikan output berupa mading. dan tidak disangka, hasilnya sangat memukau. mading berhasil diselesaikan oleh para santri dengan sangat cepat. meliputi cerpen, puisi, gambar, dan kaligrafi. Dan diluar perkiraan, ternyata para ustadz dan ustadzah juga ikut menyumbangkan karyanya, terlihat dari beberapa nama yang tertera dari karya yang dikumpulkan untuk disortir dan dipasang di papan mading yang memang sebelumnya belum ada dan baru kita buat.

Acara inipun mendapat respon yang bermacam salah satunya dari peserta yang bernama Heri, "Setelah mengikuti workshop, rencana bersama teman-teman akan membuat mading Madin."

Acara berakhir pukul 14.00, anggota K3 bergegas pergi meinggalkan lokasi acara. Senang rasanya bisa bercengkerama dengan santri-santri dan ustadz ustadzah yang sangat bersemangat. Semoga kedepannya, apa yang disampaikan oleh K3 bisa bermanfaat untuk kehidupan pribadi maupun pesantren.

Bloklimasatu.com - Sudah lama rasanya tidak mendengar perhelatan keagamaan akbar di Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan. Dulunya, di dukuh ini hampir tak pernah putus tiap tahunnya diadakan acara besar-besaran bertema keagamaan. Sampai akhirnya ada perbincangan di warung kopi oleh sekelompok pemuda untuk membuat acara acara akbar yang sudah lama tak terdengar di Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan. Singkat cerita setelah beberapa kali melakukan rapat koordinasi demi terlaksananya perhelatan setahun sekali ini. setiap seksi yang ditunjuk segera melakukan tugasnya dengan cepat.

Kegiatan ini sendiri tidak begitu rumit dalam prosesnya, termasuk dalam penggalian dana. Karena setiap warga Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan sudah menyadari kemampuan perekonomian dan jumlah penduduknya. Sehingga pendanaan tidak sepenuhnya dibebankan kepada warga atau mengharapkan sumbangan dari pemerintah desa melainkan warga Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan yang merasa mampu untuk satu porsi acara akan menanggung kelengkapannya. Seperti Pembicara yang ditanggung 1 orang. begitu juga dengan panggung, kursi, terop, dan lain sebagaimnya.

Sementara, itu memanjakan perut hadirin untuk lebih tanek menikmati rentetan acara, panitia telah menyediakan hidangan makanan ringan yang diberikan di awal acara dan prasmanan di akhir acara.

Dalam proses penyediaan makanan ini sendiri disamping sudah ada warga yang siap menanggung, seluruh warga Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan yang notabene dari ibu-ibu rumah tangga gotong royong untuk memberikan hidangan terbaik.

Untuk seksi acara juga tidak mau ketinggalan. hiburan hadrah dan tari-tarian dari anak-anak pun disiapkan dengan apik dalam waktu yang sangat singkat.

Warga Dukuh Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan pun menunjukkan kekompakannya ketika acara selesai dan hadirin sudah meninggalkan lokasi acara dengan membersihkan dan merapikan tempat acara kembali seperti sedia kala.
Hai guys selamat sore semua.

Bloklimasatu.com - Akhir-akhir ini banyak yang menanyakan saya gimana cara membuat status di Facebook agar ada backgroudnya. Wah, saya agak bingung juga. Emang bisa ya? Pikir saya.

Terlepas dari saya sendir yang kurang begitu memperhatikan update dari aplikasi sosmed, memang jarang juga update status kalau lagi gak bener-bener penting.

Tapi lama-lama kepo saya semakin berlebihan. saya buka Facebook.com di komputer seperti biasanya. Lah masih seperti biasanya, tidak ada perubahan. Mungkin mereka menggunakan edit gambar dan diupload di facebook.com. Namun baru saja saya memeiliki pemikiran begitu, ada salah satu teman dari group Mod android dulu melakukan hal yang sedang fikirkan, dan tulisannya bisa saya blok, berarti bukan gambar. Pengennya sih tanya, tapi tar malah dibully habis-habisan sama temen ane itu. maklum di dunia mod android sudah hal biasa seperti itu.

Keponya semakin kebablasan gan. Tapi masih aja gak nemu. Pengen cari di google agak gengsi dikit, kurang puas rasanya kalau gak nemuin sendiri. Tanpa sengaja ada telepon berdering dari Whatsapp, saya angkat deh, setelah telepon, saya buka chat juga dari beberapa group yang saya ikuti. males juga mau baca semua. gak tau kenapa kok jari ini menyentuh notif facebook di android. akhirnya terbukalah itu aplikasi, gak jadi baca isi notifnya sih, tapi malah pengen lihat bagaimana kalau update dari facebook app di smartphone. nah akhirnya terjawab sudah gan saya ingin tahu saya.

Jadi begini gan cara buat status Facebook biar ada backgroudnya warna warni. ini tutorial buat yang pengen aja ya. yang gak suka begitu berlebihan cukup buat pengetahuan aja. Biar gak malu-maluin juga kalau ditanya anak kecil. hihi... piss gan..

Oke langsung saja kita mulai.

1. Pertama kita buka Playstore

2. Pilih pada bagian Aplikasi & game saya


3. cari pada aplikasi facebook untuk memastikan bahwa aplikasi sudah update ke yang terbaru atau versi 106.0.0.26.68 untuk Android.


4. Jika sudah dipastikan aplikasi terupdate, bukalah app facebook


5. Cobalah untuk membuat status, pasti akan ada tampilan berbeda


6. Tulislah sesuatu dan pilih lingkaran warna dibawah


7. dan sekarang cobalah untuk membagikan status kalian, pasti akan terlihat berbeda sesuai warna yang kalian pilih.

Taraa.... Sudah berubah kan sekarang bentuk statusnya Facebooknya?

Demikian Cara Membuat Status Facebook Dengan Backgroud Warna Warni ....