Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Bloklimasatu.com - Masih banyak lagi tulisan Mas Rohmat Sholihin ini yang harus kita cermati isi dan kita nikmati gaya menulisnya. Dan, yang paling memukau saya adalah khayalan liar dari Mas Rohmat Sholohin ketika menceritakan “Mendung di Atas Kerajaan Kali Kening”. Itu komentar saya. Entah pendapat yang lain. Yang pasti, ilham Mas Sholihin adalah universal. Seperti itulah ilham manusia. Ia bak benang merah sejarah masa lalu, dipadukan dengan masa kini dan daya khayal penulis. Saling berpilin antara fiksi dan realita yang ada. Keduanya saling melengkapi dalam sebuah cerita. Dan, itu tak terbantahkan dalam karya Mas Rohmat Sholihin.
Buku kumpulan cerpen rindu itu berganti hujan

Soesilo Toer, Ph. D, M. Sc,
Pengelola Perputakaan Pataba (Pramoedya Anak Semua Bangsa) di Blora, Penulis Buku Dunia Samin, Komponis Kecil, dll

DESKRIPSI BUKU

Judul Buku: RINDU ITU BERGANTI HUJAN
No. ISBN: 978-602-61772-1-6
Penulis: Rohmat Sholihin
Penerbit: Pataba Press
Tanggal Terbit: Agustus 2017Juni 2017
Jumlah Halaman: 220 Halaman
Kategori: Kumpulan Cerpen
Lokasi Stok: Basecamp Komunitas Kali Kening Bangilan tuban
Harga: Rp.71.000 (Belum termasuk ongkos kirim)
Pemesanan: KLIK DI SINI
Rindu itu berganti hujan, menyirami rumput dan pelataran rumahku yang gersang dan kesepian. Tanpamu aku seperti bangkai busuk, baunya menyebar. Menyedihkan. Memang. Aku hanya bisa bertahan dengan ilusi tentangmu. Ilusi yang dari kenyataan. Ilusi yang sudah tak sewajarnya karena kamu sudah lama pergi dariku dan tak ada kesempatan untuk kembali, ya, takkan mungkin kembali. Sedangkan rindu dan ilusi itu bergelantungan dalam otak dan hatiku setiap detik, setiap waktu. Wajah dan senyummu selalu ada di sana. Menjelma rintik hujan yang tak pernah usai.


Bloklimasatu.com - Berikut adalah buku yang laris manis di awal cetaknya. tak butuh lama Eutanasia karya Linda Tria Sumarno yang pernah menjadi Nduk Tuban dan ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Bangilan (FKMB) ini ludes habis hanya dalam waktu 12 hari saja.

DESKRIPSI BUKU

Judul Buku
EUTANASIA

No. ISBN
9786026143471

Penulis
Linda Tria Sumarno

Penerbit
Pataba Press

Tanggal Terbit
Juni 2017

Jumlah Halaman
147 Halaman

Kategori
Kumpulan Cerpen

Lokasi Stok
Basecamp Komunitas Kali Kening Bangilan tuban

Harga
Rp.35.000 (Belum termasuk ongkos kirim)

Pemesanan
KLIK DI SINI

....Ratri tak sudi menemui ibunya yang sedang meregang nyawa. Terlintas di mata Ratri ibunya yang malam itu pulang entah dari mana. Ibunya selalu pergi siang hari dan pulang larut dengan seorang lelaki yang bukan bapaknya. Ia juga tak bisa melupakan malam di mana ia harus merasakan pedihnya luka yang digoreskan lelaki ibunya itu, lelaki yang merenggut masa depannya dengan paksa tatkala ibunya tengah lelap tertidur.

Ratri membenci ibunya. Hidupnya semakin terpuruk, saat bapaknya pulang dari Malaysia tanpa memberi kabar dan mendapati ibunya sedang bercumbu dengan lelaki lain. Terjadi pertengakaran antara bapaknya dengan lelaki ibunya. Hingga membuat ibunya kalap dan menikam bapaknya hingga meregang nyawa di hadapannya. Kejadian yang tidak mungkin ia lupakan dan mafkan seumur hidup.
(Eutanasia, Linda Tria Sumarno)
*********
Gaya menulis seperti film detektif yang penuh dengan kejutan, teka-teki, yang endingnya harus kita ciptakan sendiri. Edan! Secara acak dapat kita baca Alia, Rey, Sekar, Jasmin, dll. Kita bak dipermainkan ombak pantai Laut Jawa di Tuban dan akhirnya kita terbenam batu tiban besar yang seharusnya menyakitkan, namun justru kita merasakan nikmat berkepanjangan yang tragis sekaligus romantis. Membaca cerpen Linda Tria Sumarno ini saya hanyut terbawa arus air mata sendiri.
Soesilo Toer, Ph. D, M. Sc,

Pengelola Perputakaan Pataba (Pramoedya Anak Semua Bangsa) di Blora, Penulis Buku Dunia Samin, Komponis Kecil, dll


Bloklimasatu.com - Berikut ini adalah seri buku kesekian kalinya dari salah satu penulis besar di Kabupaten tuban tepatnya di Kecamatan Bangilan. Merupakan suatu kebanggaan bisa satu wadah bersama beliau dalam Komunitas Kali Kening.

DESKRIPSI BUKU

Judul Buku
DALANG KENTRUNG TERAKHIR

No. ISBN 978-602-61940-1-5

Penulis
Joyo Juwoto

Penerbit
Pataba Press

Tanggal Terbit
Agustus 2017
Jumlah Halaman
144 Halaman

Ukuran
14 x 20 cm

Kategori
Kumpulan Cerpen

Lokasi Stok
Basecamp Komunitas Kali Kening Bangilan tuban

Harga
Rp.55.000 (Belum termasuk ongkos kirim)

Pemesanan
KLIK DI SINI

Berikut ini adalah gambaran dari isi buku Dalang Kentrung terakhir.

“Nduk, besok jika tugasmu hampir purna dalam ngemong masyarakat lewat kentrung, jangan lupa bawakan lakon Serat Dewaruci,” dawuh Kiai Basiman kepada santrinya, Ratri. yang duduk bersimpuh di depannya.

“Iya, Kiai. Pesan itu akan saya ingat selalu,” jawab Ratri sambil tetap menunduk di hadapan gurunya itu.

“Ingat, Nduk, kentrung tidak hanya sekadar hiburan semata, tetapi juga kentrung adalah jalanmu. Jalan yang akan mengantarkanmu hingga nanti engkau sampai pada jalan kasampurnan hidup,” Kiai Basiman melanjutkan wejangan.

Ratri hanya diam, dia adalah satu-satunya santri Kiai Basiman yang mendapatkan amanah untuk melanjutkan tradisi kentrung.

(Dalang Kentrung Terakhir, Joyo Juwoto)
"Sebagian besar cerita Mas Joyo Juwoto memperhatikan detail-detail sederhana, bahkan sepele, yang bagi orang lain mungkin kurang penting, tapi bagi Mas Joyo Juwoto menjadi suatu kelebihan, ciri khas. Tokoh-tokoh dalam tulisan-tulisan Mas Joyo Juwoto seperti mencari sesuatu atau menyusuri menuju ke arah Sang Pencipta."

Soesilo Toer, Ph. D, M. Sc,
Pengelola Perputakaan Pataba (Pramoedya Anak Semua Bangsa) di Blora, Penulis Buku Dunia Samin, Komponis Kecil, dll



Bloklimasatu.com - Meningkatkan rating blog dengan Blogwalking dan comment ke blog tetangga adalah salah satu cara termudah bagi seorang blogger untuk meningkatkan rating blognya. Saya sebut salah satu karena memang cara tersebut bukanlah satu-satunya cara untuk menaikkan rating blog. 

Sebelum lebih jauh kita membahas tentang Kang Rudi-nya, kita ulik sedikit tentang apa itu BW atau blogwalking. Blogwalking atau yang biasa disingkat dengan BW adalah berselancar ke situs orang lain. dalam hal ini, kita tidak hanya sekedar berselancar ke blog atau website orang lain, tetapi membaca dengan seksama isi dari blog yang kita kunjungi, meski itu sah-sah saja. Tetapi diakhir artikel sang empu blog biasanya menyediakan kolom komentar dimana kita bisa mengutarakan tanggapan atas artikel yang telah dibaca. Apabila kita berkomentar asal-asalan dan tidak sesuai dengan topik bahasan, maka kita akan malu kepada pemilik blog atau pembaca lainnya yang menjadikan kredibilitas menurun. Dan itu saya anggap BW yang gagal.

"Setidaknya kita berkunjung dan berkomentar 2 blog dalam sehari" demikian wejangan kang Rudi dalam sesi diskusi beberapa malam lalu. terang saja kalimat ini memicu saya dan mungkin beberapa anggota lain dalam wadah Blogger Tuban untuk lebih sering melakukan apa yang telah beliau sampaikan.

Kang Rudi ini orangnya sangat pemurah, lebih-lebih dalam berbagi ilmu blogging. Dan bagi saya orang yang mau membagikan ilmunya adalah orang yang paling mulia. Karena dalam sebuah cerita ada seorang pemimpin yang siap membayar 1000 dirham terhadap orang yang mau mengajarkan ilmu padanya meski hanya 1 huruf.

Bapak yang kini bekerja di PT. PLN (Persero) ini sejatiya adalah warga asli Tuban Jawa Timur tepatnya di Desa Kapu Kecamatan Merakurak Kabupaten Tuban. Meski sudah melanglangbuana di kota besar, Lulusan SMAN 1 Tuban ini tidak lupa dengan kampung halamannya. Terbukti beliau masih aktif dalam mengurus dan berdiskusi ria dengan anggota Blogger Tuban meski sekedar lewat whatsapp.

"Kalau membuat postingan blog jangan dokseren, diusahakan rutin dan terjadwal" Demikian kurang lebih pesan penyukan Taylor Swift yang kini mulai menyukai NDX AKA yang masih saya ingat ketika awal keikutsertaan saya dalam wadah group whatapp Blogger Tuban.

Buat temen-temen yang ingin lebih kenal dengan Kang rudi, atau karaoke bareng lagu-lagunya Taylor Swift dan NDX AKA, bisa langsung direct Message ke Instagram-nya atau inbox ke Facebook-nya. Jika ingin ber-bligwalking di blognya, langsung saja kunjungi kangrudi.com

Demikian selayang pandang tentang meningkatkan Rating Blog Dengan Blogwalking dan Comment Ala Kang Rudi dan sekelumit profil beliau. Jika empunya profil membaca, seperti biasa, CMIIW. 


Bloklimasatu.com - Tuban, kota kecil di pesisir pantai utara yang menjadi perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bila menilik sejarah, banyak tokoh yang lahir maupun berkembang di kota ini. sebut saja Ronggolawe dan Sunan Bonang, atapun Sunan Kalijaga. Dan bila kita menilik saat ini, Tuban sudah berkembang sangat pesat, mulai dari wisata Kambang Putihnya, Masjid, Pelabuhan Boom, makam Sunan Bonang, Persatu-nya, maupun minuman khasnya, Tuwak/ Legen.

Nah, bila kita membahas tentang Tuban, rasanya tidak lengkap bila mengesampingkan komunitas-komunitas yang berkembang di dalamnya. Sebut saja komunitas Bloggernya. Sebuah komunitas yang kecil dengan cita-cita besar. Banyak kegiatan online yang diadakan, mulai dari sharing blog, tips and trick, dan tidak ketinggalan saling blogwalking, komentar, maupun sekedar klik iklan antar blog. lumayan lah buat menambah rating blog dan rupiah tentunya. Jadi buat kalian yang di Tuban dan seneng ngeblog, jangan sungkan-sungkan buat gabung.

Dari komunitas ini saya mengenal banyak saudara, begitulah saya menyebutnya. Dari sini pula saya mengenal seseorang yang unik, ramah, dan tentunya multi talent, Kak Towo. yang meiliki blog KAKTOWO.COM

Blogger yang lahir di Tuban, tepatnya Desa Tegalrejo Kecamatan merakurak ini disamping sebagai blogger aktif, beliau juga terkenal sebagai seorang MC adat jawa, atau yang lebih dikenal dengan Pranatacara. Profesi yang digelutinya ini tidak didapatkan begitu saja, banyak usaha yang cukup memakan waktu dan tenaga. 7 bulan lebih beliau mengikuti kursus MC di tempat kurusus yang sudah sangat terkenal didaerahnya. Jadi buat teman-teman yang membutuhkan seorang MC untuk event, ingin bekerjasama, atau sekedar belajar, mungkin beliaulah sosok yang tepat.

Dan bila melihat dari isi channel Youtube, Facebook, dan instagramnya, terlihat jelas beliau ini adalah sosok penyayang anak, dan tentu juga istrinya. banyak moment keluarga yang bikin iri penontonnya, khususnya saya, iri yang positif ya, hehe.

O iya kelupaan, nyambung di paragraf ke dua yang tentang Komunitas Blogger, nama komunitasnya adalah Blogger Tuban, dan kemarin baru saja mulai arisan blog, dan berikut pesertanya:

Anis: www.aniskhoir.com

Arif: www.punakawanku.com

Joyo Juwoto: www.4bangilan.blogspot.com

Andhika: www.perahulayarkertas.web.id

Reyvan: www.blusukanalamtubanb.blogspot.com

Ifa: www.ilayatifa.com

Adhi Sutowo: www.kaktowo.blogspot.com

Fakhruddin: https://www.kangrudi.com

Nur: www.nurrochma.com

Djacka: http://www.arektuban.com

Dino Jumanta: https://www.bloklimasatu.com/

Maswid: www.maswid.web.id

Bakhtiyar: www.masbek.id

Nafakhatin Nur: www.atin5757.com