Tampilkan postingan dengan label Bangilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangilan. Tampilkan semua postingan
Bloklimasatu.com - Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, banyak masyarakat yang bekerja di kota kota besar ataupun luar pulau bahkan luar negeri yang mudik besar besaran ke kampung halamannya untuk bertemu dengan sanak keluarga dan sahabat dekat. atau sekedar memanfaatkan waktu libur guna merefresh pikiran dan otak dari kepenatan pekerjaan.
Contoh Undangan Bantuan Konsumsi kegiatan Kirim Do`a dan Buka Bersama - bloklimasatu.com
Waktu waktu seperti ini sering digunakan untuk bertemu dengan teman-teman dan keluarga dengan memanfaatkan moment waktu berbuka. Dalam acara- acara seperti ini biasanya juga sering diselipi dengan acara sosial, seperti bagi takjil, kirim, doa, ataupun santunan anak yatim.

Dari gagasan acara seperti ini, tentu membutuhkan akomodasi yang tidak bisa disepelekan terlepas dari pendanaan yang juga harus cukup. sebut saja undangan. Bila tidak ada yang mengurusi hal ini, tentu akan terasa aneh bila suatu acara diadakan tanpa adanya undangan.

Berikut ini adalah contoh undangan bantuan konsumsi kegiatan kirim doa dan buka bersama di musholla at-Taubah Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban.

-----------------------------------------------------
-----------------------------------------------------


P A N I T I A  R A M A D H A N 1439 H
MUSHOLLA “AT-TAUBAH”
Sekretariat: Musholla At-Taubah, RT.01 RW.05 Dukuh Ngrayung, Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan 62364 Tuban

                                                                                   Kepada
                                                                         Yth. Bapak/ Ibu/ Sdr (i)
                                                                                   Di_
                                                                                                Tempat



 “Apabila anak Adam telah meninggal, maka putuslah amalnya kecuali tiga perkara: Shodaqoh JariyahIlmu yang Bermanfaat dan Anak Sholeh yang mendoakan kedua orang tuanya”. (Al Hadits)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Puji syukur Alhamdulillah kita haturkan kehadirat Allah SWT, karena sampai saat ini kita masih diperkenankan bertemu dengan Bulan Suci Ramadhan 1439 H, bulan yang sangat kita nanti-natikan kehadirannya. Selanjutnya dengan ini kami atas nama Panitia Ramadhan Musholla At-Taubah Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo bermaksud memohon bantuan konsumsi untuk kegiatan Kirim Do`a dan Buka Bersama pada:

Hari                            : Rabu
Tanggal                      : 13 Juni 2018
Waktu                        : 16.00 WIB / Jam 4 Sore
Jumlah                       : 10 Nasi Bungkus

Demikian permohonan kami ini kami ajukan. Atas keikhlasan dan kesediaan Bapak/Ibu kami ucapkan terima kasih. Semoga Amal Ibadah Bapak/Ibu diterima Alloh SWT. Amin.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Mengetahui
A/n. Pengurus Musholla At-Taubah
SYIHABUDDIN


-----------------------------------------------------
-----------------------------------------------------

Demikianlah Contoh Undangan Bantuan Konsumsi kegiatan Kirim Do`a dan Buka Bersama. Semoga bisa bermanfaat bagi sahabat semua.

Bloklimasatu.com - Takbir menggema dari berbagai sudut kecamatan Bangilan malam tadi. Tak sedikit diiringi dengan alunan alat-alat musik sederhana seperti bedug, kentongan, bahkan sampai perabot rumah tangga. Semua itu dilakukan tidak lain hanya untuk memeriahkan pesta Qurban dalam rangka Idul Adha kali ini.

Pengeras suara dari musholla maupun masjid sempat berhenti sejenak ketika menjelang pukul 23.00 wib, dengan tujuan menghormati warga yang tidak melaksanakan Idul adha maupun warga muslim yang ingin istirahat. 03.00 wib gema takbir sayup-sayup mulai terdengar kembali dari satu sudut desa dan diikuti desa-desa lain sampai tiba saat sholat Idhul Adha.



Pagi tadi saya, keluarga dan teman menjalankan sholat ied di masjid besar Al-falah kecamatan Bangilan yang dimulai sekitar pukul 07.00 wib. Sholat Ied sendiri dipimpin oleh Imam K.H. Yunan Jauhar yang merupakan direktur Ponpes Assalam Bangilan dan dilanjutkan pula dengan khutbah oleh beliau.




Dalam khutbahnya, sang kyai muda ini menyampaikan bahwa di dunia yang semakin cepat dan modern ini, semua pihak harus mengambil peran penting dalam kemajuan bangsa. khusunya dalam menjaga generasi muda dari hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan. Dalam khutbahnya pula Ustadz yang merupakan lulusan PM. Gontor ini mengajak hadirin untuk bersikap dewasa dalam menyikapi kehidupan sehari sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Ismail dalam menjawab mimpi ayahnya, Nabi Ibrohim.

Selesaia sholat Ied tak lupa sungkeman dulu sama orang tua dan dilanjutkan sarapan bersama. Meski sederhana, suasana ini terasa nikmat. Memang tak ada nikmat yang terasa lebih nikmat selain setelah kita menahannya, Puasa beberapa hari sebelumnya.




Kebetulan depan rumah adalah musholla kampung dengan nama Musholla At-Taubah sedang mengadakan prosesi penyembelihan hewan qurban oleh warga yang tidak mau disebutkna namanya. Ada suasana mengharu dalam acacra ini. Dimana setiap warga datang berduyun untuk ambil peran. mulai dari anak-anak yang sudah siap sedia mengantar daging qurban, pemudanya yang menguliti dan membersihkan hewan setelah disembelih, orang-orang tua yang menimbang dan mengatur pembagian daging, begitupun dengan ibu-ibu dan remaja putri yang sudah dari malam mempersiapkan bumbu untuk memasak kambing dari aqiqoh seorang warga.

Semua lelah bercampur, tinggal istirahatnya agar bangun nanti sudah dalam kondisi sehat dan siap menyantap daging kambing yang sudah dibikin lezat oleh emak dan bapak.
Bloklimasatu.com - Ada yang unik di karnaval Bangilan. Adalah hal yang saya rasakan ketika menyaksikan acara rutin yang digelar pemerintah kecamatan Bangilan. Karnaval jalan raya dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72.

Acara yang dihelat hari ini (24/08/2017) dimulai dari pukul 14.00 dimana waktu yang sangat tepat untuk menghelat acara seperti ini. Dengan kondisi jalanan yang sudah tidak terlalu banyak lalu lalang orang bekerja, terik mataharipun sudah mulia berkurang.



Dengan start dari perempatan desa Ngrojo dan Finish di pasar kecamatan Bangilan menjadikan peserta tidak terlalu jauh menempuh perjalanan, pun dengan warga yang setia menonton dari habis dzuhur tidak perlu jauh-jauh mencari tempat untuk menikmati penampilan peserta karnaval.

Karnaval yang dilaksanakan adalah untuk tingkat SMA sederajat dan umum. Tak ayal banyak desa ataupun komunitas yang berduyun-duyun mengikutinya. Disamping memeriahkan pesta kemerdekaan, bisa juga diselipi dengan promosi produk ataupun karya komunitas, sebut saja yang dilakukan oleh salah satu paguyuban seni reog maupun wayang yang dimiliki oleh warga Bangilan.



Dan tak luput dari perhatian saya adalah kinerja keren dari pihak keamanan. Baik dari kepolisian maupun TNI yang mengawal jalannya acara dari awal sampai akhir. Terbukti beda dengan tahun-tahun sebelumnya, nyaris tak ada kendaraan pribadi yang menembus jalanan sehingga mengganggu karnaval maupun penonton.

Nah, hal unik dan menarik yang menyita perhatian saya adalah dari sekian tampilan putra putri bangilan yang berbalut pakaian mewah, ada juga yang mencoba mendengungkan untuk hematbiaya dengan menggunakan pakaian dari barang bekas pakai, ataupun pakaian yang di desain dari daun pisang, dan dedaunan lainnya. Bagi saya itu adalah nilai plus tersendiri.



Disamping dari segi pakaian, saya pribadi juga menyoroti jargon yang dibawa oleh peserta karnaval. Ada yang berani tampil beda dengan membawa isu Nasional, bukan tentang bendera negara tetangga, tapi jargon yang mereka bawa adalah tentang pemanfaatan sumber daya nasional, baik sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alamnya (SDA).



Hal unik lain yang membuat saya dan teman-teman sore tadi tertawa tak henti-henti sekaligus takjub adalah penampilan dari kelompok desa. Dalam penampilan ini saya lebih memperhatikan kepada mentalitas dan akting yang disajikan oleh peserta karnaval tersebut, salah satunya seperti foto dibawah ini.

Bila membahas tentang keunikan-keunikan yang ada di karnaval Bangilan kali ini tidak akan ada habisnya. Jika sampean masih penasaran mungkin tahun depan bisa menyisihkan waktu untuk datang sendiri. Dan untuk mengobati rasa penasaran sampean tentang bagaimana keseruan karnaval tadi, bisa menyaksikan video berikut. Terima kasih.


Bloklimasatu.com - Berikut foto-foto Peringatan Maulid Nambi Muhammad SAW yang diadakan oleh warga Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan. Acara berlangsung sangat meriah dengan andil seluruh warga baik pemuda, orang dewasa, sampai kakek, nenek, dan anak-anak. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada postingan saya yang berjudul Antusiasme Warga Dukuh Ngrayung



































Bloklimasatu.com - Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadhan 1438 H, masyarakat Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban Jawa Timur mengadakan lomba tongklek yang diinisiasi oleh pemuda NU Kecamatan Bangilan pada tanggal 10 Juni 2017 bakda Tarawih.

Meski nomor urut pertama baru berjalan sekitar pukul 21.00 WIB lebih, masyarakat yang antusias menonton sudah berjajar rapi sedari jam 20.00 WIB. tidak hanya muda mudi yang dengan rapi sudah memarkir kendaraannya di area kosong pinggir jalan, anak-anak dan orang tuapun tidak ketinggalan.

Bahkan bapak beranak 3 yang berdomisili di Kecamatan Singgahanpun menyempatkan waktunya untuk menyaksikan acara ini bersama sahabat karibnya. "Saya sangat mendukung acara positif seperti ini. Kalau bisa tahun depan pesertanya ditambah dan panitia lebih merapikan jalanan dengan bekerjasama dengan pihat terkait, agar penonton bisa gayeng menikmati tontonan ini." jelas Kang Dim.

Melaju dari perempatan Desa Ngrojo, dengan melewati desa Weden, Desa Sidokumpul, Desa Kedungharjo, Desa Bangilan, dan berakhir di Desa Sidodadi Kecamatan Bangilan sekitar pukul 23.00 WIB.

Meski bersifat hiburan, panitia tetap menyediakan penghargaan bagi peserta terbaik. diantara diberikan kepada ponpes Assalam 2 sebagai juara 1, Ponpes Assalam 1 sebagai juara 2, dan Desa Sidokumpul sebagai juara 3.

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada video di bawah ini. Jangan lupa di like, Koment, dan Subscribe.




Bloklimasatu.com - Kuliner Tuban sangat banyak dan bergam. Mulai dari makan ringan sampai yang berat. Dari yang kelas lesehan sampai yang kelas mewah. Dari yang menyediakan makanan sampai yang hanya sekedar cangkrukan ngopi-ngopi bersama teman. Salah satunya adalah warkop Haqis yang terletak di Desa Sidokumpul Kecamatan Bangilan.

Disamping menyediakan kopi, Warkop Haqis juga menyediakan berbagai minuman dingin, hangat, ataupun air mineral, juga menyediakan makanan ringan, mie instant, juga gorengan.

Warkop Haqis sendiri buka mulai jam 08.00 pagi sampai jam 01.00, bahkan bisa lebih bila pengunjung masih banyak. Durasi ini terbilang lama bila dibanding dengan warkop atau warung-warung yang ada di Bangilan. Sebabnya tidak lain adalah fasilitas yang disiapkan. Disamping free wifi, toilet juga disediakan, sehingga menjadikan pengunjung tak ingin cepat-cepat beranjak dari tempat duduknya.

Bila menilik sejarah, Warkop Haqis ini berdiri dari tahun 2015 dan sudah pindah 2 kali karena kontrak tempat yang sudah habis. Yang pertama adalah di selatan pertigaan Desa Kedungharjo, dan yang kedua adalah di Desa Sidokumpul Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban yang ditempati sampai saat ini. Tepatnya di pertigaan dukuh Talok atau depan Ivan Konter.



Menurut Aris yang merupakan pedagang tahu petis di depan lapangan Bangilan kenyamanan adalah prioritas utama dalam berkuliner. "Buat saya ngopi itu yang penting nyaman pak. Semewah apapun tempat, kalau kita tidak nyaman ya sama saja di hutan prodeo" tandasnya.

Pengunjungnya tidak hanya yang bekerja di Bangilan saja, pemuda yang bekerja di tempat jauhpun menjadikan Warkop Haqis sebagai tujuan ngopi saat pulang kerja. "Meskipun saya bekerja di Sidoarjo, kalau pulang selalu menyempatkan nyruput Torabika di sini. Tempatnya enak." sambung Sudiham warga Suruhan Sidotentrem yang mengajar di Sidoarjo Jawa Timur.

"Alhamdulillah lancar dan selalu ramai pak. Saya selalu mencoba memberikan yang terbaik demi kenyaman para pelanggan, bagi saya mereka adalah raja. Kalau pelanggan nyaman, sayapun sekeluarga juga nyaman." tutup pemilik warkop mas Surondi yang biasa dipanggil mas Klowor.

Bloklimasatu.com - Dalam rangka ibadah di bulan suci Ramadhan, Komunitas Kali Kening Bangilan, Tuban, mengadakan bakti sosial yaitu dengan membagikan 600 bungkus bakso dan air mineral. Acara ini digagas berkat kerjasama dengan rumah bakso AREBANG dan disuport oleh beberapa anggota Komunitas Kali Kening.

Acara ini sendiri dilaksanakan pada sore hari sekitar pukul 16.30 (11/6/2017) di depan SDN Ngrojo 1 yang mana banyak orang lalu lalang untuk mencari bahan untuk buka puasa atau sekedar berjalan santai untuk menanti datang adzan maghrib.


Perencanaan yang sangat matang tentu sudah disiapkan oleh anggota komunitas jauh-jauh hari, mulai dari rapat koordinasi dan memasak bakso tentunya. karena kebetulan pemilik rumah bakso Arebang adalah anggota Komunitas Kali Kening, tentu dalam proses pembuatannya melibatkan semua pihak baik dari anggota maupun keluarga dari mbak Ayra.

Acara pembagian takjil ini sendiri berjalan sangat singkat tidak lebih dari 1 jam, terlihat dari antusias masyarakat sekitar ataupun yang berada dijalan raya bersedia mengantri dengan rapi meski tidak ada yang mengatur, terbukti dari lancarnya jalan poros Kecamatan Bangilan - Senori yang tetap lanjar.


Suasana bahagia jelas terlihat dari raut muka dan ekspresi panitia pasca acara. karena setelah menu takjil selesai dibagikan, para anggota yang merangkap jadi panitia inipun seketika itu juga tidak lupa membersihkan dan merapikan barang-barang agar tidak menjadi sampah dia area pembagian takjil.

Tidak hanya sampai disitu, usai acara bagi-bagi takjil agenda dilanjutkan dengan kajian keagamaan dengan pokok bahasan mengupas "lailatul Qodar" yang dihibur dengan bacaan puisi dan diakhiri dengan buka bersama.

Dan yang kemarin tidak sempat ikut meramaikan, bisa nonton videonya dibawah sini ya. Jangan lupa diLIKE, SUBSCRIBE, dan KOMENT.


Bloklimasatu.com - Kajian Komunitas Kali Kening Bangilan ke 9 ini terasa berbeda. Karena pada sesi diskusi salah seorang anggotanya yang bernama Rohmat Sholihin yang juga alumni atlet sepak bola di Bangilan memberikan berita yang sangat menarik dan bisa jadi tantang besar bagi Komunitas Kali Kening yang baru seumur jagung.

Sore itu di Base camp Banjarworo Bangilan Pak Rohmat menyampaikan keinginan salah satu pimpinan pesantren dan Madin yang ada di salah satu desa di kecamatan Bangilan, Desa Bate tepatnya. Isi usulannya adalah suapaya K3 sebutan atau singkatan Komunitas Kali Kening supaya memberikan kajian, pembelajaran. ataupun berbagi pengalaman kepada santri-santri yang kukuh mengaji agama di desa terpencil di kecamatan Bangilan itu.

Para anggota K3 yang hadir sore itupun menyambutnya dengan baik dan tidak mau menunggu terlalu kepercayaan yang mulai diberikan oleh masyarakat ini. Maka dari pertemuan yang terasa lebih lama dari biasanya ini di lanjut ke teras Cafe selepas sholat maghrib untuk mendapatkan suasana yang lebih fresh.

Di cafe Teras itulah anggota K3 memutuskan 12 Desember 2016 sebagai waktu yang tepat untuk melaksanakannya. Dengan alasan hal yang baik harus disegerakan, maka malam itu juga semua anggota mendapat tugas. Diawali koordinasi dengan pihak penyelenggara yang tidak lain adalah ponpes dan madin Al-Isyroq pimpinan KH. Nurus Shobah yang biasa dipanggil dengan Gus Shobah. Dan sepertinya Tuhan berbaik hati pada K3, karena piham pesantren menyetujui setiap keinginan dari K3.

Satu hari adalah waktu yang sangat singakt terasa untuk acara yang dipandang sangat besar oleh K3. Namun dengan kerja keras dan koordinasi yang ciamik, pagi itu 12 Desember 2016 semua persiapan sudah terselesaikan dengan baik. Mulai dari alat tulis, stiker, banner, dan tentunya anggota K3 itu sendiri.

Perjalanan dimulai dari toko salah satu anggota K3, Kafabih. Dengan kendaraan roda dua, semua anggota bergegas membelah jalanan Bangilan, Ngrojo, Kablukan, dan sampailah di Al-Isyroq. sesampainya disana anggota K3 disambut dengans angat hangat. Untuk menghormati waktu, tepat pukul 9 acara dibukaLinda Tria Sumarno dan dilanjut dengan pembacaan tilawah oleh salah satu peserta. Sebelum masuk pada acara inti, K3 memperkenalkan diri dengan berbagai macam kegiatan dan kajian-kajiannya yang diwakili oleh Dino Jumanta. penjelasan jurnalistik dan beberapa materi yang sangat menarik berturut-turun dari A. Rafiq, oghmat Sholihin, Joyo Juwoto, dan tentunya Lurah K3 Ikal Hidayat.

Dalam kegiatan ini, disamping beberapa materi yang telah dijelaskan dan mampu diterima dengan baik oleh para peserta, K3 juga ingin secara langsung memberikan output berupa mading. dan tidak disangka, hasilnya sangat memukau. mading berhasil diselesaikan oleh para santri dengan sangat cepat. meliputi cerpen, puisi, gambar, dan kaligrafi. Dan diluar perkiraan, ternyata para ustadz dan ustadzah juga ikut menyumbangkan karyanya, terlihat dari beberapa nama yang tertera dari karya yang dikumpulkan untuk disortir dan dipasang di papan mading yang memang sebelumnya belum ada dan baru kita buat.

Acara inipun mendapat respon yang bermacam salah satunya dari peserta yang bernama Heri, "Setelah mengikuti workshop, rencana bersama teman-teman akan membuat mading Madin."

Acara berakhir pukul 14.00, anggota K3 bergegas pergi meinggalkan lokasi acara. Senang rasanya bisa bercengkerama dengan santri-santri dan ustadz ustadzah yang sangat bersemangat. Semoga kedepannya, apa yang disampaikan oleh K3 bisa bermanfaat untuk kehidupan pribadi maupun pesantren.

Bloklimasatu.com - Sudah lama rasanya tidak mendengar perhelatan keagamaan akbar di Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan. Dulunya, di dukuh ini hampir tak pernah putus tiap tahunnya diadakan acara besar-besaran bertema keagamaan. Sampai akhirnya ada perbincangan di warung kopi oleh sekelompok pemuda untuk membuat acara acara akbar yang sudah lama tak terdengar di Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan. Singkat cerita setelah beberapa kali melakukan rapat koordinasi demi terlaksananya perhelatan setahun sekali ini. setiap seksi yang ditunjuk segera melakukan tugasnya dengan cepat.

Kegiatan ini sendiri tidak begitu rumit dalam prosesnya, termasuk dalam penggalian dana. Karena setiap warga Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan sudah menyadari kemampuan perekonomian dan jumlah penduduknya. Sehingga pendanaan tidak sepenuhnya dibebankan kepada warga atau mengharapkan sumbangan dari pemerintah desa melainkan warga Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan yang merasa mampu untuk satu porsi acara akan menanggung kelengkapannya. Seperti Pembicara yang ditanggung 1 orang. begitu juga dengan panggung, kursi, terop, dan lain sebagaimnya.

Sementara, itu memanjakan perut hadirin untuk lebih tanek menikmati rentetan acara, panitia telah menyediakan hidangan makanan ringan yang diberikan di awal acara dan prasmanan di akhir acara.

Dalam proses penyediaan makanan ini sendiri disamping sudah ada warga yang siap menanggung, seluruh warga Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan yang notabene dari ibu-ibu rumah tangga gotong royong untuk memberikan hidangan terbaik.

Untuk seksi acara juga tidak mau ketinggalan. hiburan hadrah dan tari-tarian dari anak-anak pun disiapkan dengan apik dalam waktu yang sangat singkat.

Warga Dukuh Dukuh Ngrayung Desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan pun menunjukkan kekompakannya ketika acara selesai dan hadirin sudah meninggalkan lokasi acara dengan membersihkan dan merapikan tempat acara kembali seperti sedia kala.
Hai guys selamat sore semua.

Bloklimasatu.com - Akhir-akhir ini banyak yang menanyakan saya gimana cara membuat status di Facebook agar ada backgroudnya. Wah, saya agak bingung juga. Emang bisa ya? Pikir saya.

Terlepas dari saya sendir yang kurang begitu memperhatikan update dari aplikasi sosmed, memang jarang juga update status kalau lagi gak bener-bener penting.

Tapi lama-lama kepo saya semakin berlebihan. saya buka Facebook.com di komputer seperti biasanya. Lah masih seperti biasanya, tidak ada perubahan. Mungkin mereka menggunakan edit gambar dan diupload di facebook.com. Namun baru saja saya memeiliki pemikiran begitu, ada salah satu teman dari group Mod android dulu melakukan hal yang sedang fikirkan, dan tulisannya bisa saya blok, berarti bukan gambar. Pengennya sih tanya, tapi tar malah dibully habis-habisan sama temen ane itu. maklum di dunia mod android sudah hal biasa seperti itu.

Keponya semakin kebablasan gan. Tapi masih aja gak nemu. Pengen cari di google agak gengsi dikit, kurang puas rasanya kalau gak nemuin sendiri. Tanpa sengaja ada telepon berdering dari Whatsapp, saya angkat deh, setelah telepon, saya buka chat juga dari beberapa group yang saya ikuti. males juga mau baca semua. gak tau kenapa kok jari ini menyentuh notif facebook di android. akhirnya terbukalah itu aplikasi, gak jadi baca isi notifnya sih, tapi malah pengen lihat bagaimana kalau update dari facebook app di smartphone. nah akhirnya terjawab sudah gan saya ingin tahu saya.

Jadi begini gan cara buat status Facebook biar ada backgroudnya warna warni. ini tutorial buat yang pengen aja ya. yang gak suka begitu berlebihan cukup buat pengetahuan aja. Biar gak malu-maluin juga kalau ditanya anak kecil. hihi... piss gan..

Oke langsung saja kita mulai.

1. Pertama kita buka Playstore

2. Pilih pada bagian Aplikasi & game saya


3. cari pada aplikasi facebook untuk memastikan bahwa aplikasi sudah update ke yang terbaru atau versi 106.0.0.26.68 untuk Android.


4. Jika sudah dipastikan aplikasi terupdate, bukalah app facebook


5. Cobalah untuk membuat status, pasti akan ada tampilan berbeda


6. Tulislah sesuatu dan pilih lingkaran warna dibawah


7. dan sekarang cobalah untuk membagikan status kalian, pasti akan terlihat berbeda sesuai warna yang kalian pilih.

Taraa.... Sudah berubah kan sekarang bentuk statusnya Facebooknya?

Demikian Cara Membuat Status Facebook Dengan Backgroud Warna Warni ....