Belajar Dari Pengalaman

Belajar Dari Pengalaman - Syakila Salsabila Aulia itu namaku. Aku akrab di sapa dengan panggilan Kila. Aku terlahir di keluarga seorang pengusaha dikotaku. Aku anak kedua dari dua bersaudara. William Khalif Firdausy  itulah nama kakakku. Cool dan cuek adalah ciri khasnya, lain halnya dengan cewek keras kepala dan brutal sepertiku.Tak ada senyum di keluargaku. Jika dia tidak mengambil orang yang paling aku sayangi mungkin ini semua tidak akan terjadi padaku. 

Bukan hal aneh jika BK adalah rumah ketiga bagiku. Anak nakal itulah panggilan yang lekat ditelingaku. Bukan aku tak menerima keadaan hanya saja aku tak percaya jika ini semua terjadi padaku.

Brukk……. suara itu terdengar keras, aku menoleh ke belakang betapa kagetnya dengan apa yang ku lihat

“ Mama gak papa mama bangunnn”

“ Lho kenapa adek nangis mama gak papa sayang cuma nyeri dikit dikepala” sambil memegang kepala yang berlumuran darah.

Entah apa yang dikatakan oleh mama padahal ku dengar jelas mama memaksakan diri untuk menjawabku mungkin yang dirasakannya saat itu sudah tak bisa tertahankan lagi.

“ kila anak yang pintar jadi kila harus nurut sama apa yang dikatakan oleh papadan kakak dan kila tidak boleh nakal , jadilah anak yang baik , pintar sholehah agar nanti apa yang kila cita-citakan terwujud” sambil tertawa kecil

“ mama mau keatas ? kla ikut ya ma “

“ Gak boleh kila, ingat mama sayang sama kila marahnya mama tanda cintanya mama sama kila jadi kila maafin mama kan”

“ Iya ma”

mama mencium keningku sambil berkata mama sayang kila mungkin itu adalah ciuman terakhir dari mama.. 

“ lailahaaaaillaallahhh……. asshadu.... allailahaillallah…… wa”

Hembusan terakhir mama kulihat dengan jelas, menyesal yang kurasakan saat itu “ kenapa harus aku kenapa? Aku terlalu lemah menjalani ini semua ya allah”.

Setelah kepergian mama aku memutuskan untuk melanjutkan sekolahku dipondok agar aku bisa menjadi seseorang yang mandiri dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik.