BEGINI RASANYA MONDOK

Dulu sejak kecil aku sudah disuruh kedua orang tuaku untuk mondok tetapi aku terus menolak ,dan pada saat kelas 2 mts aku mempunyai keinginan untuk mondok.

Suka duka di pondok

Nah kebetulan waktu itu pertepatan bulan puasa jadi aku ingin mengikuti jejak bibiku untuk mondok di ponpes At tauhid yg tak jauh dari rumahku .

Waktu itu aku berangkat paling awal dan waktu itu aku diantar oleh ibu dan bibiku .Saat itu aku kebetulan kamarku berjejeran dengan kamar bibiku. Setelah ibu selesai merapikan bajuku di almari ibu segera pulang karna sudah malam.Dan waktu itu adalah pengalaman terburukku saat ibuku meninggalkanku.

Pada waktu malam hari aku sempat berfikir untuk kabur dan pada keesokan harinya aku melihat ada sepedah ontel didepan pondok dan tanpa menunggu lama aku pun bergegas untuk keluar dari pondok dan pulang ke rumah.

Pada saat aku pulang ke rumah ibuku kaget melihatku pulang ke rumah dan menanyakan bagaimana bisa aku pulang dan aku menceritakan semuanya dan aku tidak ingin kembali lagi ke sana .

Setiap hari pengurus pondok terus berdatangan ke rumahku untuk membujukku kembali ke pondok,tetapi aku tetap teguh dengan keputusanku untuk boyong .Dan pada keesokan harinya aku dan ibuku kembali ke pondok untuk mengambil barang"ku disana.hatiku merasa lega rasanya.

Beginilah rasanya mondok

Pada saat aku lulus dari kelas 3 mts aku bingung untuk melanjutkan dimana.Dan aku pun pasrah dengan keputusan kedua orang tuaku dan mereka memutuskan untuk memasukkanku ke pesantren kita tercinta ini.

Waktu petama kali masuk aku merasa sedih karena tidak punya teman,tapi selang beberapa hari aku mempunyai banyak teman .Hampir semua anak mengenalku karna kelucuanku aku pun merasa bangga dan senang bisa mondok di pesantren kita ini.

Karna banyak teman yg sudah menyuportku untuk kuat tinggal di pondok ini .Selain itu metode pengajaran di pondok ini pun juga sangat bagus dan berbeda dari pondok lain.


AKU BANGGA MENJADI SANTRI ASSALAM

Latifatur Rosyidah

Komentar

Archive

Formulir Kontak

Kirim