Gotong Royong Warga Dukuh Ngrayung Dalam Qurban Idul Adha


Bloklimasatu.com - Takbir menggema dari berbagai sudut kecamatan Bangilan malam tadi. Tak sedikit diiringi dengan alunan alat-alat musik sederhana seperti bedug, kentongan, bahkan sampai perabot rumah tangga. Semua itu dilakukan tidak lain hanya untuk memeriahkan pesta Qurban dalam rangka Idul Adha kali ini.

Pengeras suara dari musholla maupun masjid sempat berhenti sejenak ketika menjelang pukul 23.00 wib, dengan tujuan menghormati warga yang tidak melaksanakan Idul adha maupun warga muslim yang ingin istirahat. 03.00 wib gema takbir sayup-sayup mulai terdengar kembali dari satu sudut desa dan diikuti desa-desa lain sampai tiba saat sholat Idhul Adha.



Pagi tadi saya, keluarga dan teman menjalankan sholat ied di masjid besar Al-falah kecamatan Bangilan yang dimulai sekitar pukul 07.00 wib. Sholat Ied sendiri dipimpin oleh Imam K.H. Yunan Jauhar yang merupakan direktur Ponpes Assalam Bangilan dan dilanjutkan pula dengan khutbah oleh beliau.




Dalam khutbahnya, sang kyai muda ini menyampaikan bahwa di dunia yang semakin cepat dan modern ini, semua pihak harus mengambil peran penting dalam kemajuan bangsa. khusunya dalam menjaga generasi muda dari hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan. Dalam khutbahnya pula Ustadz yang merupakan lulusan PM. Gontor ini mengajak hadirin untuk bersikap dewasa dalam menyikapi kehidupan sehari sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Ismail dalam menjawab mimpi ayahnya, Nabi Ibrohim.

Selesaia sholat Ied tak lupa sungkeman dulu sama orang tua dan dilanjutkan sarapan bersama. Meski sederhana, suasana ini terasa nikmat. Memang tak ada nikmat yang terasa lebih nikmat selain setelah kita menahannya, Puasa beberapa hari sebelumnya.




Kebetulan depan rumah adalah musholla kampung dengan nama Musholla At-Taubah sedang mengadakan prosesi penyembelihan hewan qurban oleh warga yang tidak mau disebutkna namanya. Ada suasana mengharu dalam acacra ini. Dimana setiap warga datang berduyun untuk ambil peran. mulai dari anak-anak yang sudah siap sedia mengantar daging qurban, pemudanya yang menguliti dan membersihkan hewan setelah disembelih, orang-orang tua yang menimbang dan mengatur pembagian daging, begitupun dengan ibu-ibu dan remaja putri yang sudah dari malam mempersiapkan bumbu untuk memasak kambing dari aqiqoh seorang warga.

Semua lelah bercampur, tinggal istirahatnya agar bangun nanti sudah dalam kondisi sehat dan siap menyantap daging kambing yang sudah dibikin lezat oleh emak dan bapak.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2018 Bloklimasatu - All Rights Reserved - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger