Ada Yang Unik Di Karnaval Bangilan

Bloklimasatu.com - Ada yang unik di karnaval Bangilan. Adalah hal yang saya rasakan ketika menyaksikan acara rutin yang digelar pemerintah kecamatan Bangilan. Karnaval jalan raya dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72.

Acara yang dihelat hari ini (24/08/2017) dimulai dari pukul 14.00 dimana waktu yang sangat tepat untuk menghelat acara seperti ini. Dengan kondisi jalanan yang sudah tidak terlalu banyak lalu lalang orang bekerja, terik mataharipun sudah mulia berkurang.


Dengan start dari perempatan desa Ngrojo dan Finish di pasar kecamatan Bangilan menjadikan peserta tidak terlalu jauh menempuh perjalanan, pun dengan warga yang setia menonton dari habis dzuhur tidak perlu jauh-jauh mencari tempat untuk menikmati penampilan peserta karnaval.

Karnaval yang dilaksanakan adalah untuk tingkat SMA sederajat dan umum. Tak ayal banyak desa ataupun komunitas yang berduyun-duyun mengikutinya. Disamping memeriahkan pesta kemerdekaan, bisa juga diselipi dengan promosi produk ataupun karya komunitas, sebut saja yang dilakukan oleh salah satu paguyuban seni reog maupun wayang yang dimiliki oleh warga Bangilan.

Dan tak luput dari perhatian saya adalah kinerja keren dari pihak keamanan. Baik dari kepolisian maupun TNI yang mengawal jalannya acara dari awal sampai akhir. Terbukti beda dengan tahun-tahun sebelumnya, nyaris tak ada kendaraan pribadi yang menembus jalanan sehingga mengganggu karnaval maupun penonton.




Nah, hal unik dan menarik yang menyita perhatian saya adalah dari sekian tampilan putra putri bangilan yang berbalut pakaian mewah, ada juga yang mencoba mendengungkan untuk hematbiaya dengan menggunakan pakaian dari barang bekas pakai, ataupun pakaian yang di desain dari daun pisang, dan dedaunan lainnya. Bagi saya itu adalah nilai plus tersendiri.




Disamping dari segi pakaian, saya pribadi juga menyoroti jargon yang dibawa oleh peserta karnaval. Ada yang berani tampil beda dengan membawa isu Nasional, bukan tentang bendera negara tetangga, tapi jargon yang mereka bawa adalah tentang pemanfaatan sumber daya nasional, baik sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alamnya (SDA).




Hal unik lain yang membuat saya dan teman-teman sore tadi tertawa tak henti-henti sekaligus takjub adalah penampilan dari kelompok desa. Dalam penampilan ini saya lebih memperhatikan kepada mentalitas dan akting yang disajikan oleh peserta karnaval tersebut, salah satunya seperti foto dibawah ini.






Bila membahas tentang keunikan-keunikan yang ada di karnaval Bangilan kali ini tidak akan ada habisnya. Jika sampean masih penasaran mungkin tahun depan bisa menyisihkan waktu untuk datang sendiri. Dan untuk mengobati rasa penasaran sampean tentang bagaimana keseruan karnaval tadi, bisa menyaksikan video berikut. Terima kasih.