BLANTERVIO102

Menunggu Saat Kehancuran

Menunggu Saat Kehancuran
Sunday, October 9, 2016


Bloklimasatu.com - Dewasa yang tidak dewasa ini, banyak orang yang meragukan kesetiaan seorang teman sehingga perlu dibuktikan dengan berbagai macam kejadian. Mulai dari selera makan, kendraan, pola pikir, bahkan keyakinan terhadap sutu hal. Baik itu keyakinan yang baku, ataupun keyakinan yang timbul dari otaknya sendiri. Yang baik dia sadari ataupun tidak, banyak faktor yang mempengaruhi proses dia membangun keyakinan dalam otaknya itu.

Belajar adalah kunci dari setiap ilmu. Jika tak punya kapabilitas terhadap sesutu untuk menterjemahkan apalagi memaknainya, mungkin diam akan lebih baik. Tidak perlu mengutip sepotong untuk dijadikan dasar, apalagi mencari-cari dari berbagai sumber baik tulisan atau apapun dari orang yang punya gelar, yang tulisannya mampu membantumu dan menguatkan opinimu, bahwa apa yang kau sampaikan dan orang yang kau puja adalah benar. Meski yang kau paparkan sangat sedikit yang membenarkan, dan ribuan yang menyangkalnya, bahkan nyata-nyata menyalahkan.

Namun dari itu, kau justru lebih yakin dengan apa yang ada dalam otakmu. Jika itu keyakinanmu untuk menjadikannya seorang pemimpin, atau apapun itu yang setiap kesalahan adalah kebenaran bagimu, yang setiap teriakan kotornya adalah nyanyian sendu buatmu. yang sosoknya kau rindukan kehadirannya bertahun-tahun silam untuk mejadi perubah dari masa diktatoris, yang mungkin kamu sendiri tak tahu apa itu diktator, apa itu tirani. Sehingga ketika datang sosok baru dengan figur berbeda dengan cara yang berbeda, sementara kau tak tahu proses sebenarnya situasi dijadikan seperti ini.

Saya banyak mendengar bahwa dari cerita bapak saya yang notabene seorang kekturunan jawa, dimana pada suatu saat nanti akan datang sosok yang sagat diharapkan kehadirannya sebagai pembuka tabir kegelapan, sebagai sosok pemimpin yang akan mampu menata kepemimpinan dengan cara sedemikian rupa, dengan dasar-dasar yang jelas yang telah dipersiapkan oleh sang penguasa.

Dia adalah sosok yang disukai, tidak ada seorangpun yang membencinya, karena semua tabir telah dibuka, tidak ada lagi intrik. Karena saat itu setiap orang dalam kondisi lelah, dan pasrah dalam kecemasan. Saya juga banyak mendengar dari cerita teman, guru disekolah, guru ngaji, bahwa akan datang masa manusia dalam kekalutan, keputusasaan, dan ketidakpercayaan.

Situasi saat itu semrawut. Sehingga datang sosok dengan ucapan manis, menenangkan, meikat banyak orang, sehingga akan banyak orang yang menyukainya. Namun dengan berjalannya waktu, sosok ini menjadi sosok yang penguasa, bukan pemimpin seperti sebelum-sebelumnya yang mampu memimpin orang-orang yang telah percaya padanya.

Dia menjadi penguasa yang ingin menguasai berbagai macam aspek. Yang mengikuti setiap petuahnya akan selamat, dan yang menentang atau membangkan akan sebaliknya. Kondisi saat itu semakin lama semakin parah saja, dimana yang mengikuti dan percaya sosok itu akan menjadi jaya, dia mampu menindas dengan sesuka hatinya orang yang tidak sepaham dengannya. Dan dalam kondisi seperti itu pasti akan selalu ada yang uyang menentangnya. Karena dalam ketiranian akan selalu ada penentang yang ingin menjalani hidup dlam kedamaian. Dan sosok seperti ini akan bertahan sangat lama, sampai semua pengikutnya menikmati masa kejayaan dalam penindasan, fitnah, dan pembunuhan terhadap bangsa dan keluarganya sendiri. Dan para penentang tetap menentang dengan caranya masing-masing.

Sampai akhirnya datang sosok baru yang yang menjadi pembanding bagi pemerintah yang berkuasa. Sosok ini datang dengan visi misi yang jelas dan terarah. Dia datang sebagai pembela orang-oang yang tertindas, dia penolong bagi orang-orang yang menjadi turis di negerinya sendiri. Dia akan menjadikan dunia menjadi tenteram dan damai dengan cara yang telah ditentukan oleh Penguasa atas dirinya. Namun disaat kondisi dunia sudah tenteram damai, tanda kehancuran dunia sedang dimulai. «إذا وُسِّدَ الأمر إلى غير أهله فانتظر الساعة» (رواه البخاري [59])“Apabila suatu perkara diserahkan kepada yang bukan ahlinya maka tunggulah kehancurannya”.
Share This Article :
Blok 51

Let`s Be Friend

TAMBAHKAN KOMENTAR

keren" postingan x gan... sperti ada inspirasinya pas abis baca..

Balas

Makasih gan,.
Terus menulis gan,.
hehe,.

Balas

Wah sangat bermanfaat lanjutkan gan

Balas

Thanks atas informasinya gan sangat menarik :)

#Blogwalking

Balas

Makasih apresiasinya gan. Semoga bermanfaat,.. 😀😁

Balas

Cakep gan , butuh sosok pemimpin yang transparan

Balas

Memang seharusnya pemimpin seperti itu,. :)

Balas

WAh gan ana mau tanya, itu yang tulisan arab dibawah berdasarkan Al-Qur'an atau hadist? Maaf awam gan..

Balas

Hadis gan berdasarkan sumber yang ane dapet 59 رواه البخاري

Balas

Jadi pengen tobat abis baca artikel ini thanks gan telah menyadarkanku

Balas

kita masih menunggu sosok pemimpin yang seperti itu ya gan... belum datang2. :(

Balas

kita masuk fase ke empat menunggu kabut asap

Balas

mengingatkan saya akan ramalan joyo boyo tentang satrio piningit,pemimpin yg akan membawa indonesia kembali berjaya.keep up gan

Balas

Mantaplah gan ,tapi dunia ini tak lama lagi akan hancur

Balas
5658470314006534179