BLANTERVIO102

Budaya Kupatan Malam Nisfu Sya`ban Di Dukuh Ngrayung Bangilan

Budaya Kupatan Malam Nisfu Sya`ban Di Dukuh Ngrayung Bangilan
Saturday, May 21, 2016



Bloklimasatu.com - Acara kupatan di malam nisfu sya`ban di Musholla At-Taubah Dukuh Ngrayung desa Kedungharjo Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban, atau tepatnya malam ini sudah menjadi acara kupatan untuk yang kesekian kalinya.

إن الله ليطلع ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن


“Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Sya’ban. Maka Dia mengampuni semua makhluknya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (H.R. Ibnu Majah dan Ath-Thabrani; dinilai sahih oleh Al-Albani) dikutip dari Konsultasi Syariah.


Entah sejak kapan acara seperti ini dimulai sudah tidak bisa terdeteksi siapa yang memulainya. Hanya saja peralihan tempat penyelenggaraan acara ini sudah baru berpindah beberapa tahun yang lalu, yang sebelumnya dilaksanakan di rumah kepala dusun, dialihkan ke Musholla kampung ini.

Acara malam ini dimulai dengan pembukaan yang disampaikan oleh Bapak Sihabuddin yang merangkap sebagai pembawa acara dan pengisi acaranya.

Kupatan yang awalnya hanya sekedar pertukaran kupat dari satu orang ke orang yang lain, dikembangkan menjadi ajang kirim doa, tahlil, bacaan Yasin, dan beberapa pengumuman.

Perhelatan yang dimulai setelah sholat maghrib ini tidak hanya diikuti oleh orang dewasa saja, remaja dan anak-anak pun tidak mau ketinggalan untuk mengikuti acara ini, tak ayal musholla yang hanya berukuran tujuh kali tujuh meter persegi terasa penuh sesak sampai meluber ke halaman rumah Bapak Sutrisno yang tepat berada di depan Musholla At-Taubah ini.

Gema bacaan Surat Yasin, tahlil dan doa pun bergemuruh dari toa atau speaker yang terpajang di atas musholla dan diikuti oleh puluhan hadirin yang ikut serta duduk khuyuk menyelami makna dan instrospeksi diri sebagaimana yang disampaikan pada pembukaan acara tadi.

Acara yang dinanti-nanti pun tiba, orang tua, remaja, dan anak-anak sama bergembira untuk saling berbagi, bertuka ketupan dan lepet bawaan masing-masing yang sudah dihias rapi di atas nampan lengkap dengan sayur mayur beraneka ragamnya.

Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan. Musholla kembali bersih dari kumpulan nampan yang berisi ketupan dan perlengkapannya. Acara ditutup dengan sholat isya` berjama`ah.
Share This Article :
Bloklimasatu

Let`s Be Friend

TAMBAHKAN KOMENTAR

acara semacam ini memang sudah seharusnya terus membudaya, semoga berhasil terlaksana terus kedepannya.

Balas

Budaya seperti ini haruslah terus dijaga, lestarikan. Jangan sampai punah.

Balas

Budaya indonesia yang satu ini harus di lestarikan jangan sampai punah

Balas

Sama-sama gan. Terus semangat ya ngeblognya.

Balas

harus dijaga nih, kelestarian kayak gini . soalnya ini kan kebiasaan indonesia..

Balas

pengen ikutan tukar2an juga, ditempatku juga ada acara2 seperti ini yang baca doa bareng n makan bareng juga :D

Balas

wahh ramenya acaranya ,, di tempat ku gak ada yang kayak gini ,,

Balas
5658470314006534179