Ah, Kau Ini


Bloklimasatu.com
Jangan kau tanya aku, seberapa aku telah membayar
Jangan kau tanya aku, seberapa aku telah melangkah
Jangan kau tanya aku, seberapa aku telah terjaga
Jangan kau tanya aku, seberapa aku telah mlihat

Aku yakin kau sudah terbiasa melihat kotak amal di masjid itu
Aku pun yakin kau sudah terbiasa membuka map berlabel sumbangan
Aku pun juga yakin kau sudah sangat terbiasa menekan tombol di ruang kecil yang bernama ATM
Bahkan aku sangat yakin, jari dan lidahmu sangat lihat memilah lembaran yang disebut uang

Tapi aku tidak akan bertanya...

Sudahkah kau mengisi kotak itu?
Nama siapa yang kau tulis di map itu?
Berapa nominal yang kau tulis dan kau berikan?
Uang siapa saja yang sudah masuk sebagai aset duniamu

Itu urusanmu dengan egomu
Itu urusanmu dengan perasaanmu
Itu urusanmu dengan gengsimu
Itu urusanmu dengan Tuhanmu

Tapi yang pasti
Kau terlelap dalam popularitasanmu
Kau kau mau terjaga dari kastamu
Kau masih menikmati mimpi ketiranianmu

Kau takut untuk bangun
Karena mimpi terlalu indah
Terlalu nikmat

Kau takut untuk hidup
Karena mata akan pedih
Karena telingamu akan sangat terasa sakit
Bahkan kau lupa
Bahwa hidup butuh keberanian
Berani untuk mengaku
Berani untuk dihukum
Berani untuk meminta maaf
Berani untuk memberi maaf

Tapi kau telah mati
Mati dalam hidup

Entah makhluk apa kau ini
Lalat saja menutup hidungnya
Kecoa saja melingkarkan sungutnya
Kutu busuk saja tak mau berdetak



Kau bangkai